ORANG BODOH IBARAT LALAT

ORANG BODOH IBARAT LALAT

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullahu ta’ala berkata : “Orang bodoh itu bagaikan lalat yang tidak hinggap kecuali pada kulit yang terluka, dan dia tidak mau hinggap pada kulit yang normal. Adapun orang yang berakal, ia akan memilah-milah, ini yang baik, dan ini yang tidak baik”.

Sungguh indah untaian kalimat ini, ringkas tetapi penuh arti. Demikianlah memang keada’an orang-orang bodoh, bagaikan seekor lalat yang tidak pernah berfikir apakah ini baik atau buruk, cantik atau jelek, wangi atau bau busuk.

Seorang yang yang berakal, sebelum melaksanakan sesuatu, ia akan berfikir dengan matang, apa akibat yang ditimbulkannya, berpahala atau tidak, menuai keridhaan ataukah justru kemurka’an. Menguntungkan atau justru merugikan.

• BODOH SUMBER KERUSAKAN

– Allah Ta’ala berfirman : “Katakanlah, apakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? [Az-Zumar, 9].

– Allah Ta’ala berfirman : “Jadilah pema’af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf serta berpalinglah dari orang-orang bodoh”. (Al-A’raaf, 199).

– Ibnu Taimiyyah rohimahulloh berkata : “Barangsiapa beribadah kepada Allah dengan kebodohan, dia telah membuat kerusakan lebih banyak daripada membuat kebaikan”. (Majmu’ Fatawa 25/281)

– Ibnul Qayyim rohimahulloh berkata : “Tidaklah diragukan bahwa kebodohan adalah pokok dari segala kerusakan dan kejelekan yang didapatkan oleh seorang hamba di dunia dan di akhirat adalah dampak dari kebodohan”. (Miftaah Daaris Sa’adah, 1/87).

Agus Santosa Somantri

————————

Iklan