JANGAN JADI BEBEK

JANGAN JADI BEBEK

Sangat mengenaskan yang menimpa orang awam, mereka punya gairah mendalami agama, tapi banyak yang terjerat HIZBI tanpa sadar.

Orang awam tidak punya FILTER, mereka mudah tersihir tokoh-tokoh agama yang di anggapnya sebagai manusia alim.

Orang awam tidak mengenal TABAYYUN, tabayyun adalah mencari kejelasan dari permasalahan yang di perselisihkan. Bagi orang awam yng sudah terhipnotis, apa yang datang dari kelompok yang di ikutinya itulah yang benar.

Orang awam tidak mengenal metode TARJIH, tarjih yaitu mengambil dalil yang paling kuat dan meyakinkan dirinya untuk di ikuti. Orang awam selalu mengikuti saja apa yang datang dari tokoh-tokohnya menelannya bulat-bulat, sehingga tidak jarang orang awam yang mencibir faham yang beda dngn yang di ikutinya.

Orang awam tidak mengenal TATSABUT, tatsabut yaitu hati-hati tidak tergesa-gesa mengambil kesimpulan. Buat orang awam pokoknya ikuti saja apa yang datang dari kelompok atau tokoh yang di ikutinya.

Sehingga banyak orang awam TAQLID dan FANATIK kepada salah satu kelompok, dan merendahkan kelompok lain.

Orang awam tidak faham QATH’I dan MUQAYYAD, dalil yang muqayyad mereka sikapi seolah-olah dalil yang qath’i.

Akibat dari semua itu orang awam bukan jadi CERDAS tapi malah jadi BEBEK, selalu membebek kepada yang didepannya yang di iringinya.

Padahal Islam diturunkan untuk membebaskan manusia dari sifat taklid, ta’ashub, jumud dan tentu saja tidak menghendaki manusia berubah jadi bebek.

wassalam

Agus Santosa Somantri

____