BODOH PERMANEN

TAHUKAH BODOH PERMANEN ?

Bodoh permanen boleh dikatakan bodoh yng akut .

Orang jenis ini sangat sulit untuk keluar dari ke bodohannya . bahkan, bisa jadi sampai akhir hidupnya tetap bodoh.

Hal ini disebabkan karena IQ-nya di bawah standar atau di bawah rata-rata. Kalau dalam bentuk angka, kira-kira IQ-nya 59 atau kurang.

Format logikanya atau kualitas otaknya memang tidak bisa berkembang alias mengkerut.

Orang jenis ini selalu merasa paling benar paling pintar. Seilmiah apapun suatu masalah di tunjukan di depan hidung dan matanya tetap tdk akan mau di fahami dan di terima.

Karena menurutnya hanya keyakinannya ustadznya kiainya habibnya yang paling benar. Yang lain adalah salah , salah , salah semua .

Yng lebih parah seorang yng memiliki sifat bodoh permanen juga mengidap penyakit kejiwa’an sejenis mania bipolar disorder di tambah asma (asal mangap) dan bisulan (bicara suka ngelantur).

Untuk mengetahui seorang bodoh permanen plus mengidap penyakit kejiwa’an bisa kt lihat dari ciri ciri nya sebagai berikut .

Keluar dari lisannya ucapan ucapan buruk hina kasar dan jelek . Selalu mengejek orang yng tdk sepaham dngnnya dngn kata kata memalukan .

Gemar mencaci mengolok olok dan menghina . merasa puas ketika menghina orang lain . Tidak mengenal rasa malu walaupun mengucapkan kata kata buruk di depan umum atau media publik .

Orang yng bodoh permanen tidak sadar kalau ucapan buruk adalah tanda lemot (lemah otak) Dan memiliki kepribadian yng memalukan juga pertanda tdk mengenal peradaban .

Orang jenis ini tidak tau bahwa prilaku dan ucapan buruk adalah aurat dan aib yng harus di tutupi karena menyangkut harga diri .

Apabila kita menemukan jenis orang orang seperti ini , maka yng paling tepat adalah mengobatinya dngn Al qur’an itupun apabila dia seorang muslim .

Berikut ayat yng bisa di bacakan kepadanya. Firman Alloh :

“Yaitu ketika dua malaikat mencatat amal perbuatannya, salah satunya duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapanpun yang di ucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selaluhadir. ” (Qaf: 17—18)

Bacakan juga hadist Rosululloh :

“Sungguh seorang hamba berbicara dengan satu kalimat yang menyebabkan kemurkaan Allah dalam keadaan dia tidak peduli dengan ucapan tersebut sehingga menyebabkan dia dilemparkan ke dalam api neraka.” (HR. al-Bukhari) .

InsyaALLOH apabila Alloh menghendaki maka Alloh akan menyembuhkannya

Iklan