DIANTARA PENYEBAB MUNCULNYA BID’AH ADALAH IHTISAN (ANGGAPAN BAIK)

DIANTARA PENYEBAB MUNCULNYA BID’AH ADALAH IHTISAN (ANGGAPAN BAIK)
.
Oleh : Ikhwan pecinta meong.
.
Anggapan baik (ihtisan), merupakan penyebab yang paling banyak dijadikan alasan mengapa para pelaku bid’ah melakukan amalan-amalan yang tidak ada tuntunannya.
.
Kita perhatikan jawaban sekelompok orang yang membuat halaqoh dzikir yang tidak sesuai tuntutan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, kemudian ditegur oleh Sahabat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu. Dan mereka menjawab dengan alasan,
.
وَاللَّهِ يَا أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَا أَرَدْنَا إِلاَّ الْخَيْرَ
.
“Demi Allah, wahai Abu ‘Abdurrahman (Ibnu Mas’ud), kami tidaklah menginginkan selain kebaikan”.
.
Perhatikan jawaban mereka !, alasan mereka membuat perkara baru dalam urusan agama (bid’ah), alasannya adalah “anggapan baik” (ihtisan).
.
Ibnu Mas’ud menjawab perkata’an mereka :
.
وَكَمْ مِنْ مُرِيدٍ لِلْخَيْرِ لَنْ يُصِيبَهُ
.
“Betapa banyak orang yang menginginkan kebaikan, namun tidak mendapatkannya”. (HR. Ad Darimi).
.
Itulah alasan orang-orang yang menyimpang dalam agama di zaman para Sahabat masih hidup. Namun alasan menganggap baik terhadap amalan-amalan bid’ah itu, di masa sekarang pun serupa. Para pelaku bid’ah sa’at ini, ketika di peringatkan untuk meninggalkan amalan-amalan bid’ahnya sering juga beralasan yang sama, yaitu anggapan baik (ihtisan).
.
• Sama dengan menuduh Nabi menghianati risalah
.
Menganggap baik bid’ah, sama artinya telah menuduh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menghianati risalah. Sebagaimana yang dikatakan oleh Imam Malik rahimahullah.
.
Imam Malik berkata :
.
من ابتدع في الإسلام بدعة يراها حسنة فقد زعم أن محمدا ﷺ خان الرسالة
.
“Siapa yang membuat bid’ah dalam agama, dan memandangnya sebagai sesuatu yang baik, berarti dia telah menuduh Rasulullah shallallahu alaihi wasallam mengkhianati risalah”. (Al I’tishom 1/64-65).
.
Ahli bid’ah tidak faham, bahwa syarat diterimanya ibadah adalah ikhlas semata-mata karena Allah Ta’ala dan sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya (Ash-Shawab).
.
با رك الله فيكم
.
.
Penulis : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
.
– Bid’ah hasanah yang di maksud Imam Syafi’i, silahkan baca di sini : https://agussantosa39.wordpress.com/category/11-bidah-hasanah/01-bidah-hasanah-yang-di-maksud-imam-syafii/
.
– Bid’ah hasanah yang di maksud Umar bin Khatab, silahkan baca di sini : https://agussantosa39.wordpress.com/category/11-bidah-hasanah/02-memahami-perkataan-umar-bin-khatab/
.
– Pembagian bid’ah menjadi lima, silahkan baca di sini : https://agussantosa39.wordpress.com/category/11-bidah-hasanah/21-memahami-pembagian-bidah-menjadi-lima/
.
.
_____