KEUTAMA’AN PARA PEMBELA SUNNAH DAN TIDAK AKAN MEMBAHAYAKAN ORANG-ORANG YANG MEMUSUHINYA

KEUTAMA’AN PARA PEMBELA SUNNAH DAN TIDAK AKAN MEMBAHAYAKAN ORANG-ORANG YANG MEMUSUHINYA

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

فَإِنَّ مِنْ وَرَائِكُمْ أَيَاماً الصَّبْرِ فِيْهِنَّ مِثْلُ الْقَبْضِ عَلَى الْجَمْرِ لِلْعَامِلِ فِيْهِنَّ مِثْلُ أَجْرِ خَمْسِيْنَ رَجُلًا يَعْمَلُوْنَ مِثْلُ عَمَلِكُمْ. قِيْلَ: يَارَسُولَ اللهِ أَجْرُ خَمْسِيْنَ مِنَّا أَوْ مِنْهُمْ؟ قَالَ: بَلْ أَجْرُ خَمْسِيْنَ مِنْكُمْ.

“Sesungguhnya di belakang kamu ada hari-hari dimana orang yang sabar (yang mengikuti sunnah Nabi), ketika itu seperti memegang bara api. Mereka yang mengamalkan sunnah pada hari itu akan mendapatkan lima puluh kali dari kamu yang mengamalkan amalan (sunnah) tersebut. Para sahabat bertanya : Mendapatkan lima puluh kali dari kita atau dari mereka ? Rasulullah menjawab : Bahkan lima puluh kali pahala kamu”. (Hadis riwayat al-Hakim dan lainnya. Beliau menganggap hadis ini sebagai sahih dan disepakati oleh adz-Dzahabi).

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

لاَ تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِيْ ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ، لاَ يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللهِ، وَهُمْ كَذَلِكَ.

“Ada satu golongan dari umatku yang akan selalu berada di atas kebenaran. (yang mengikuti sunnahku), Tidak akan membahayakan mereka orang yang menghinakan mereka sehingga datang keputusan Allah sedangkan mereka tetap dalam keada’an seperti itu”. (H.R Muslim, no. 1920).

Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata : “Tidak akan datang suatu zaman kepada manusia, kecuali pada zaman itu semua orang mematikan sunnah dan menghidupkan bid’ah, hingga matilah sunnah dan hiduplah bid’ah. tidak akan ada orang yang berusaha mengamalkan sunnah dan mengingkari bid’ah, kecuali orang tersebut diberi kemudahan oleh Allah di dalam menghadapi segala kecaman manusia yang diakibatkan karena perbuatannya yang tidak sesuai dengan keinginan mereka serta karena ia berusaha melarang mereka melakukan apa yang sudah dibiasakan oleh mereka, dan barangsiapa yang melakukan hal tersebut, maka Allah akan membalasnya dengan berlipat kebaikan di alam Akhirat”. (al-Aqrimany:315, al-Mawa’idz).

https://agussantosa39.wordpress.com/category/1-bidah/%e2%80%a2-memahami-bidah/

__________

Iklan