WAJIB MEMPERINGATKAN ORANG YANG SUKA MENGADA-ADA DALAM AGAMA MENURUT BUYA HAMKA

WAJIB MEMPERINGATKAN ORANG YANG SUKA MENGADA-ADA DALAM AGAMA MENURUT BUYA HAMKA

Buya Hamka menulis :

Dalam Islam mungkin saja terjadi hal-hal tambahan seperti itu.

Tidak berasal dari Al-Qur’an, tidak dituntunkan oleh Sunnah Rasul.

Menjadi kebiasaan kemudian, tak tahu lagi dari mana asal-usulnya.

Kalau ada orang yang datang di belakang menegurnya, marahlah orang yang telah biasa berpegang dengan yang lama itu.

Oleh sebab itu, menjadi kewajibanlah bagi ahli-ahli agama mengadakan amar ma’ruf nahi mungkar terhadap perbuatan mengada-ada yang berkenaan dengan ibadah itu.

(Buya HAMKA, Tafsir Al-Azhar, Jilid 3 Hal. 399, Penerbit Gema Insani, Cet.1, 2015).

________________