BANGGA GOLONGAN

BANGGA GOLONGAN
.
Diantara fenomena memprihatinkan yang terjadi ditengah-tengah kaum muslimin sa’at ini begitu pula di masa lalu setelah lewatnya masa As-Shalafus Shalih (tiga generasi terbaik umat) adalah terpecah belahnya kaum muslimin kepada banyak golongan. Dan dampak buruknya adalah setiap golongan membanggakan golongannya masing-masing. Sikap tercela tersebut menjangkiti umat Islam di belahan bumi manapun.
.
Kita bisa saksikan, seringkali seorang pengikut jama’ah, aliran, madzhab atau torekot tertentu begitu membanggakan kelompoknya di atas kelompok yang lain. Sikap membanggakan golongan juga di iringi dengan sikap buruk, yaitu sikap merendahkan bahkan menjatuhkan kelompok lain.
.
Dampak buruk lainnya dari sikap membanggakan golongan adalah tidak maunya mengambil ilmu yang datang dari luar kelompoknya. Apabila tidak mau mencari ilmu agama selain dari Ahlus Sunnah memang benar. Karena ilmu agama hanya boleh di cari dari Ahlus Sunnah. Tidak boleh selain dari mereka. Akan tetapi apabila tidak mau mencari ilmu atau menerima ilmu selain dari kelompoknya atau selain dari guru-gurunya maka ini adalah sikap yang tidak di benarkan oleh syari’at. Karena Islam tidak membenarkan taklid kepada siapapun dan kelompok manapun.
.
Sikap bangga kepada kelompok, jama’ah atau madzhab tertentu tumbuh akibat sifat merasa paling benar terhadap salah satu kelompok yang di ikuti.
.
Terlalu banyak orang yang baru mengikuti kelompok atau jama’ah tertentu namun sudah merasa sangat yakin terhadap kelompok yang di ikutinya sebagai kelompok yang paling benar. Kemudian membanggakan kelompok yang di ikutinya serta merendahkan kelompok lain. Padahal membenarkan sebuah keyakinan membutuhkan pengkajian yang mendalam, diantaranya juga harus mau mendengarkan dari kelompok lain terhadap keyakinan yang di ikutinya. Tidak hanya sekedar mendengarkan yang datang dari kelompoknya.
.
Apabila seseorang mau menerima yang datang hanya dari kelompoknya, maka dia adalah muqollid (pengekor). Dan muqollid di cela dalam Islam. Bukankah orang-orang menyimpang dan sesat itu adalah para muqollid, yaitu orang-orang yang mengikuti saja apa yang di ajarkan atau di sampaikan kelompoknya.
.
Sifat membanggakan golongan, sebenarnya sudah di sebutkan oleh Allah Ta’ala dalam Al-Qur’an.
.
Allah Ta’ala berfirman :
.
كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ
.
“Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka (masing-masing)”. (QS. Al-Mu’minun: 53).
.
Maksudnya, merasa bangga dengan kesesatannya karena mereka menduga bahwa diri mereka berada dalam petunjuk. Karena itulah dalam firman selanjutnya Allah mengancam mereka :
.
فَذَرْهُمْ فِي غَمْرَتِهِمْ
.
“Maka biarkanlah mereka dalam kesesatannya”. (Al-Mu’minim: 54).
.
Yaitu dalam kesesatan dan penyimpangan mereka.
.
حَتَّى حِينٍ
.
“Sampai suatu waktu”. (QS. Al Mu’minun: 54).
.
Yakni sampai kepada batas waktu mereka dibinasakan.
.
(Tafsir Ibnu Katsir QS. Al Mu’minun: 53-54).
.
Setiap golongan yang merasa bangga dengan apa yang ada pada sisi mereka yang di sebutkan dalam ayat di atas adalah sifat dari pengikut para Rasul yang kemudian mereka menjadikan agama mereka terpecah belah.
.
Perhatikan ayat sebelumnya,
.
فَتَقَطَّعُوا أَمْرَهُمْ بَيْنَهُمْ زُبُرًا
.
“Kemudian mereka (pengikut para rasul itu) menjadikan agama mereka terpecah belah menjadi beberapa pecahan”. (QS. Al-Mu’minun: 53).
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan umatnya untuk tidak berbangga diri atau membanggakan sesuatu di atas yang lainnya.
.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
.
وَإِنَّ اللَّهَ أَوْحَى إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّى لَا يَفْخَرَ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ وَلَا يَبْغِ أَحَدٌ عَلَى أَحَدٍ
.
‘Sesungguhnya Allah mewahyukan kepadaku agar kalian bersikap rendah hati hingga tidak seorang pun yang bangga atas yang lain dan tidak ada yang berbuat aniaya terhadap yang lain” (HR Muslim no. 2865).
.
Sifat membanggakan kelompok ternyata sifatnya orang-orang sesat yang memecah belah agama mereka menjadi beberapa golongan sebagaimana yang disebutkan dalam ayat di atas. Maka selayaknya seorang muslim tidak pernah membanggakan kelompok tertentu di atas kelompok yang lain.
.
Semoga kita di jauhkan dari sifat yang di cela oleh Islam.
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
______________

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s