DAMPAK BURUK DARI KEBODOHAN

DAMPAK BURUK DARI KEBODOHAN
.
Pepatah Arab mengatakan :
.
العلم نور والجهل ظلام
.
”Ilmu itu cahaya dan bodoh itu kegelapan”.
.
Dalam pepatah di atas di sebutkan bahwa ilmu adalah cahaya.
.
Memang benar, ilmu adalah cahaya sebagai penerang bagi manusia dalam menapaki kehidupan. Tanpa ilmu seorang manusia akan hidup di liputi kegelapan.
.
Ilmu adalah perkara yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Dengan ilmu manusia akan bisa membedakan mana yang salah mana yang benar, mana yang baik mana yang buruk, mana yang merugikan dan mana yang menguntungkan, mana yang mencelakakan dan mana yang akan menyelamatkan.
.
Dengan ilmu seorang manusia bisa mengeksplorasi akalnya sehingga tercipta berbagai inovasi yang berguna bagi kehidupan. Manusia bisa menjelajahi ruang angkasa, mengarungi samudra dan menembus bumi. Semua itu karena ilmu yang di milikinya.
.
Namun sebaliknya tanpa memiliki ilmu, seorang manusia akan hidup dalam kebodohan. Sehingga menjadikan manusia mudah di doktrin, di tindas, di perdaya, mudah di adu domba, di provokasi, mudah di tipu dan lainnya.
.
Dan akibat lebih buruk dari semua itu, kebodohan menjadikan manusia tidak bisa mengenal Allah Ta’ala penguasa alam semesta.
.
Akibat buruk dari kebodohan, manusia tidak akan bisa membedakan mana ajaran benar yang datangnya dari Allah dan Rasul-Nya dengan ajaran sesat yang datangnya dari setan. Akibatnya banyak manusia berbondong-bondong terjerumus kedalam ajaran dan faham sesat. Taklid buta (fanatisme), ta’ashub (bangga golongan), ghuluw (melampaui batas), semua itu dampak buruk dari kebodohan.
.
Kepercaya’an kepada takhayul menjamur, bid’ah merajalela, ke syirikan sulit di basmi, kebenaran di tentang, Ulama pewaris Nabi di dustakan dan di hinakan, tapi sebaliknya para penyesat umat di dewakan semua itu akibat buruk dari kebodohan.
.
Pada akhirnya, dampak buruk dari kebodohan adalah sengsara di dunia dan celaka di akhirat.
.
Ibnul Qayyim rohimahulloh berkata : “Tidaklah diragukan bahwa kebodohan adalah pokok dari segala kerusakan dan kejelekan yang didapatkan oleh seorang hamba di dunia dan di akhirat adalah dampak dari kebodohan”. (Miftaah Daaris Sa’adah, 1/87).
.
Fenomena sa’at ini, banyak manusia tertipu oleh para penyesat umat. Mereka di giring dengan keyakinan-keyakinan batil, di tipu dengan janji palsu, mereka dengan mudahnya percaya dengan ajaran menyesatkan yang datangnya dari setan.
.
Di media masa di beritakan seorang yang di panggil kyai oleh para pengikutnya membunuh dua santrinya. Motif pembunuhannya karena khawatir perbuatannya di bongkar oleh korban yang sudah mulai sadar bahwa yang di lakukan kyainya adalah penipuan.
.
Kejahatan lainnya terungkap, sang kyai mekakukan penipuan uang kepada banyak orang dengan jumlah penipuan yang sangat fantastis. Modus penipuannya melipat gandakan uang. Diantara korban ada yang tertipu 200 milyar. Kepada korban sang kyai menjanjikan akan menggandakan uangnya menjadi 18 trilyun. Selain di dakwa membunuh dan menipu, terungkap juga sang kyai mengajarkan kepada para pengikutnya amalan-amalan yang tidak di ajarkan oleh Islam. Para pengikut sang kyai di ajarkan mengamalkan shalawat fulus dan shalawat sulaiman yang tujuannya meminta kekaya’an. Selain di ajarkan shalawat-shalawat bid’ah, para pengikutnya juga di ajarkan shalat riyadul qubri. Shalat ini terdiri dari beberapa raka’at. Dalam tiap raka’atnya, sehabis membaca shalat al-Fatihah, diharuskan melafalkan baca’an huw (dari kata huwa yang berarti dia (sang kyai) sebanyak 44 kali. Dan bid’ah lainnya yang di ajarkan sang kyai adalah zikir yang bermuatan keyakinan sesat wihdatul wujud, seperti paham al-Hallaj. Zikir itu berbunyi : “Ya ingsun sejatine Allah ya wujud ingsun sejatine Allah”. Artinya : “Hakikat saya adalah Allah dan wujud saya sejatinyanya adalah Allah”.
.
Itulah kesesatan yang di ajarkan sang kyai kepada para pengikutnya.
.
Bagi orang-orang yang memiliki ilmu, tentu saja tidak akan mudah di tipu dan di perdaya. Karena orang-orang yang berilmu dapat mengetahui mana ajaran benar dan mana ajaran yang sesat. Beda halnya dengan orang-orang bodoh, mereka tidak akan mampu membedakan kebenaran dengan kesesatan. Maka akibatnya kerugian yang mereka alami di dunia dan di akhirat kelak.
.
Terungkapnya banyak kasus kejahatan yang di lakukan para penyesat umat, semestinya manusia bisa mengambil pelajaran, sehingga tidak akan pernah terulang kembali kejahatan serupa ataupun bentuk kejahatan lainnya menimpa umat. Jangan sampai kita di golongkan oleh Allah Ta’ala sebagai orang-orang yang tidak mempunyai akal karena tidak menjadikan pelajaran dari kejadian buruk yang menimpa.
.
Allah ta’ala berfirman :
.
إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
.
“Hanyalah orang-orang yang berakal saja yang dapat mengambil pelajaran”. (QS: Ar-Ra’d: 19).
.
Semoga bermanfa’at.
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
______

TIAP TAHUN ADA SAJA YANG MEMBUAT BID’AH

TIAP TAHUN ADA SAJA YANG MEMBUAT BID’AH
.
Tiap tahun ada saja kreasi-kreasi baru dalam urusan ibadah (bid’ah) bermunculan.
.
Sebagian dari umat Islam ada yang inovatif dan kreatif dalam menciptakan amalan-amalan baru dalam urusan agama (bid’ah). Padahal membuat kebid’ahan dalam urusan ibadah merupakan penyimpangan dan kesesatan.
.
Sangat inovatif dan kreatif dalam kebid’ahan, namun di sisi lain dalam bidang sains dan teknologi, umat Islam sa’at ini terbelakang jauh ketinggalan oleh umat lain. Sehingga pantas kalau sa’at ini umat Islam di pandang sebelah mata oleh bangsa-bangsa lain.
.
Baru-baru ini muncul istilah Shalawat Fulus yang di amalkan para pengikut Kyai Kanjeng Dimas Ta’at Pribadi,
.
Berikut ini lafalnya :
.
“Allohumma sholli ‘ala sayyidina Muhammadanil mab’uwtsi solatan tadribu biha amwalu wal fulusu wamalbusu wal madh’umu biadadi wa nafasin baynahum ya faihun ya faihun ya rojiun”.
.
Artinya :
.
“Semoga Allah memberi rahmat pada Nabi Muhammad yang bisa melipat gandakan atau mengembangkan harta, uang, pakaian, dan makanan sebanyak jumlah nafas di antara mereka”.
.
Itulah shalawat fulus yang di ajarkan kyai Dimas Kanjeng Ta’at Pribadi kepada para pengikutnya.
.
Apakah ada keterangan dari Allah dan Rasul-Nya, yang menyebutkan Nabi Muhammad bisa melipat gandakan atau mengembangkan harta, uang, pakaian, dan makanan sebanyak jumlah nafas di antara mereka ?
.
Selain shalawat fulus, menurut mantan pengikutnya, Kyai Kanjeng Dimas Ta’at Pribadi juga mengajarkan shalawat sulaiman yang tujuannya meminta kekaya’an.
.
Membaca shalawat adalah amalan utama yang ringan di amalkan namun berpahala besar, tapi tentu saja shalawat yang di maksud adalah shalawat yang di ajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bukan shalawat yang di buat-buat ahli bid’ah.
.
Ahli bid’ah penyesat umat tidak pernah merasa puas dengan yang di ajarkan oleh Rasulullah. Sehingga banyak bermunculan shalawat-shalawat bid’ah dengan cara-caranya yang menyimpang.
.
Sebagaimana dalam video di bawah ini, cara ahli bid’ah bershalawat yang tidak pernah Nabi ajarkan.
.

.
Yang di ajarkan Kyai Kanjeng Dimas Ta’at Pribadi kepada santri-santrinya bukan saja shalawat-shalawat bid’ah. Juga ada shalat riyadul qubri. Shalat ini terdiri dari beberapa raka’at. Dalam tiap raka’atnya, sehabis membaca shalat al-Fatihah, diharuskan melafalkan baca’an huw (dari kata huwa yang berarti dia, Ta’at Pribadi) sebanyak 44 kali. Baca’an itu di maksudkan untuk mengingat sosok Ta’at di tiap shalat.
.
Dan bid’ah lainnya yang di ajarkan Kyai Kanjeng Dimas Ta’at Pribadi adalah zikir yang bermuatan keyakinan sesat wihdatul wujud, seperti paham al-Hallaj. Zikir itu berbunyi : “Ya ingsun sejatine Allah ya wujud ingsun sejatine Allah”. Artinya : “Hakikat saya adalah Allah dan wujud saya sejatinyanya adalah Allah”.
.
Orang-orang yang berbuat bid’ah bukan saja Kyai Kanjeng Dimas Ta’at Pribadi dan para santrinya.
.
Di Solo, keluarga keraton menggelar tahlilan kebo kyai bodong yang tewas di tombak orang tidak dikenal. Tahlilan akan di gelar layaknya sebagaimana manusia yang meninggal.
.
Kerabat Keraton mengatakan, “Usai prosesi pemakaman nanti kami juga akan melakukan wilujengan (tahlilan) TUJUH HARI, LALU EMPAT PULUH HARI, SERATUS HARI hingga nantinya sampai ke NYEWU”.
.
Itulah diantara bid’ah-bid’ah baru yang di lakukan sebagian umat Islam yang ada di negri ini. Benar apa yang di katakan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma :
.
مَا أَتَى عَلَى النَّاسِ عَامٌ إِلا أَحْدَثُوا فِيهِ بِدْعَةً، وَأَمَاتُوا فِيهِ سُنَّةً، حَتَّى تَحْيَى الْبِدَعُ، وَتَمُوتَ السُّنَنُ
.
“Setiap tahun ada saja orang yang membuat bid’ah dan mematikan sunnah, sehingga yang hidup adalah bid’ah dan sunnah pun mati”. (Diriwayatkan oleh Ath Thobroniy dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 10610).
.
.
Bid’ah-bid’ah lainnya di bawah ini,
.
SHALAWAT GASING ALA ASWAJA : https://m.youtube.com/watch?v=15wNen99AjA
.
DZIKIR LONCAT KATAK MODEL SUFI : https://m.youtube.com/watch?v=TnqD3HFzAmY
.
DZIKIR BREAKDANCE ALA SUFI : https://m.youtube.com/watch?v=1RJyZGDZC9A
.
.
Ingatlah tekad Iblis yang akan menyesatkan manusia semuanya !
.
Allah Ta’ala berfirman :
.
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأرْضِ وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
.
”Iblis bekata : Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, . .” (QS. Al Hijr : 39).
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
Referensi :
.
http://m.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/16/10/05/oek1v6320-waspada-ini-lima-temuan-kesesatan-taat-pribadi-versi-mui-part2
.
http://www.suaranetizen.com/2016/09/begini-bunyi-lafal-shalawat-fulus-yang.html?m=1
.
http://jateng.tribunnews.com/2014/11/05/kebo-trah-kyai-slamet-keraton-solo-dimakamkan-dan-didoakan
.
.
______________