DALIL ASAL-ASALAN

DALIL ASAL-ASALAN
.
Dalil asal-asalan maksudnya, asal berdalil atau menggunakan dalil seenak hawa nafsu. Menggunakan dalTAHLILAN KEBO KYAI BODONGil seenak hawa nafsu biasa di lakukan ahli bid’ah. Sehingga para Ulama menyebut ahli bid’ah dengan sebutan pengikut hawa nafsu.
.
Sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu anhuma berkata :
.
لاَ تُجَالِسْ أَهْلَ اْلأَهْوَاءِ فَإِنَّ مُجَالَسَتَهُمْ مُمْرِضَةٌ لِلْقُلُوْبِ
.
“Janganlah engkau duduk bersama pengikut hawa nafsu, karena akan menyebabkan hatimu sakit”.
(Al-Ibaanah libni Baththah al-‘Ukbary (II/438 no. 371, 373).
.
Hasan al-Bashri (w 110 H) rahimahullah berkata :
.
لاَ تُجَالِسُوْا أَهْلَ اْلأَهْوَاءِ وَلاَ تُجَادِلُوْهُمْ وَلاَ تَسْمَعُوْا مِنْهُمْ
.
“Janganlah kalian duduk dengan pengikut hawa nafsu, janganlah berdebat dengan mereka dan janganlah mendengar perkata’an mereka”. (Ibnu Baththah al-‘Ukbari dalam al-Ibaanah, no. 395, 458).
.
Pengikut hawa nafsu yang di sebutkan para Ulama di atas maksudnya adalah ahli bid’ah.
.
• Akibat buruk asal berdalil
.
Akibat buruk dari asal berdalil, adalah maraknya bid’ah di tengah-tengah umat. Sebagaimana di katakan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma,
.
مَا أَتَى عَلَى النَّاسِ عَامٌ إِلا أَحْدَثُوا فِيهِ بِدْعَةً، وَأَمَاتُوا فِيهِ سُنَّةً، حَتَّى تَحْيَى الْبِدَعُ، وَتَمُوتَ السُّنَنُ
.
“Setiap tahun ada saja orang yang membuat bid’ah dan mematikan sunnah, sehingga yang hidup adalah bid’ah dan sunnah pun mati”. (Diriwayatkan oleh Ath-Thobroniy dalam Al Mu’jam Al Kabir no. 10610).
.
• Yang pertama kali asal-asalan berdalil.
.
Yang pertama kali asal-asalan berdalil ternyata makhluk paling terkutuk yaitu Iblis laknatullah ‘alaihi biangnya kesesatan.
.
Ketika Allah Ta’ala menyuruh iblis untuk sujud kepada Adam ‘alaihis salam Iblis menolaknya, dan Iblis mengeluarkan dalil.
.
Iblis berkata (berdalil) :
.
أَنَاْ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ
.
“Aku lebih baik dari padanya (Adam), Engkau telah menciptakan aku dari api dan Engkau menciptakannya dari tanah”. (QS. Al-Araf, 12).
.
Itulah dalil asal-asalan iblis sebagai alasan untuk menolak tidak mau sujud kepada Adam. Menurut iblis api lebih mulia daripada tanah. Karena asal berdalil itulah maka iblis yang asalnya makhluk ta’at berubah jadi makhluk paling sesat.
.
• Kesesatan berawal dari dalil asal-asalan
.
Asal berdalil atau berdalil asal-asalan akan menjadikan manusia menyimpang dan tersesat dari kebenaran.
.
Semua kelompok yang menyimpang dan sesat, bukan berarti keyakinan dan amal ibadah mereka tanpa dalil, bahkan mereka memiliki dalil yang sangat banyak untuk membela kesesatannya.
.
Semua kelompok yang menyimpang dan sesat, mereka pun menggunakan dalil dari Al-Qur’an dan hadits Nabi, disamping menggunakan dalil yang lemah dan palsu. Namun penempatan ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits Nabi tersebut di letakkan tidak pada tempatnya atau di maknai sesuai hawa nafsunya atau di fahami secara keliru.
.
• Cara berdalil yang benar
.
Perlu di ketahui, ketika hendak menggunakan dalil, maka ada dua hal yang perlu di perhatikan,
.
1. Keshahihan dalil (صِحَّةٌ الدَّلِيل).
.
2. Kebenaran dalam menempatkan dalil (صِحَّةٌ الاِسْتِدْلَاَلُ).
.
• Contoh asal berdalil
.
Diantara dari sekian banyak dalil asal-asalan, sebagai contohnya dalil berikut,
.
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
.
مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أُجُوِْرِهمْ شَيْءٌ. وَمَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ
.
“Barangsiapa mencontohkan suatu perbuatan baik di dalam islam, maka ia akan memperoleh pahalanya dan pahala orang-orang yang mengamalkannya setelahnya dikurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan barangsiapa mencontohkan suatu perbuatan buruk di dalam islam, maka ia akan memperoleh dosanya dan dosa orang-orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa mereka”. (Riwayat Muslim).
.
Hadits di atas derajatnya sahih, dan hadits ini sering di gunakan oleh para pembela bid’ah hasanah sebagai dalil di bolehkannya berbuat bid’ah.
.
Membenarkan bolehnya berbuat bid’ah dengan hadits di atas adalah kesalahan dalam menempatkan dalil.
.
Hadits di atas bukan perintah atau persetujuan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada orang yang membuat-buat perkara baru dalam agama (bid’ah).
.
Tapi hadits di atas sebagai bentuk apresiasi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seorang Sahabatnya yang bersegera melakukan amal salih, dalam hal ini yaitu sodaqoh.
.
Diantara cara untuk memaknai suatu hadits dengan tepat, yaitu dengan cara melihat asbabul wurud dari suatu hadits tersebut. Atau kronologinya dari sebuah hadits.
.
Adapun sebab turun atau kronologi dari hadist di atas yaitu, Di riwayatkan suatu ketika Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kedatangan suatu kaum dari Bani Mudlor dengan kondisi yang memprihatinkan, mereka bertelanjang kaki. Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan kepada para sahabat yang ada untuk memberikan bantuan atau sodaqoh. Lalu datanglah seseorang dari kalangan anshor dengan membawa kantung yang tangannya hampir tidak bisa membawanya bahkan tidak mampu, kemudian orang-orang pun mengikuti sehingga terlihat dua tumpukan besar dari makanan dan pakaian, maka nampak wajah Rosulullah berseri-seri bagaikan perak bersepuh emas.
.
Lalu beliau bersabda ;
.
مَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً حَسَنَةً فَلَهُ أَجْرُهَا وَأَجْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا بَعْدَهُ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أُجُوِْرِهمْ شَيْءٌ. وَمَنْ سَنَّ فِي الإِسْلاَمِ سُنَّةً سَيِّئَةً كَانَ عَلَيْهِ وِزْرُهَا وَوِزْرُ مَنْ عَمِلَ بِهَا مِنْ بَعْدِهِ مِنْ غَيْرِ أَنْ يُنْقَصَ مِنْ أَوْزَارِهِمْ شَيْءٌ.
.
“Barangsiapa mencontohkan suatu perbuatan baik di dalam islam, maka ia akan memperoleh pahalanya dan pahala orang-orang yang mengamalkannya setelahnya dikurangi sedikitpun dari pahala mereka. Dan barang siapa mencontohkan suatu perbuatan buruk di dalam islam, maka ia akan memperoleh dosanya dan dosa orang-orang yang mengamalkannya setelahnya tanpa dikurangi sedikitpun dari dosa mereka”.
.
Itulah asbabul wurud atau kronologi dari hadits di atas.
.
Maka apabila hadis tersebut dijadikan dalil untuk membenarkan adanya bid’ah hasanah adalah sungguh keliru, karena hadist tersebut tidak menunjukkan adanya perintah atau persetujuan Nabi kepada orang yang membuat-buat perkara baru dalam agama (bid’ah).
.
Akan tetapi sebagai bentuk apresiasi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kepada seorang Sahabatnya yang bersegera melakukan amal salih, dalam hal ini yaitu sodaqoh.
.
Dari kisah di atas juga jelas Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang memotivasi para sahabat untuk bersedekah. Lalu sahabat anshorlah yang pertama kali bersedekah, kemudian di ikuti oleh para sahabat yang lain.
.
Apakah sodaqoh atau bantuan seorang Sahabat dari ansor tersebut mau di katakan bid’ah (perkara baru) ?
.
Tentunya kita semua mengetahui, bahwa shodaqoh bukanlah perkara yang diada-adakan.
.
Dari riwayat itu juga nampak jelas, bahwa yang dimaksud dengan sunnah hasanah adalah sunnah yang valid dari Nabi, dalam kasus ini adalah sedekah yang dimotivasi oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.
.
Dalam riwayat hadits tersebut tidak menunjukkan ada seorang Sahabat yang membuat amalan baru atau suatu cara yang baru dalam Islam. Sodaqoh atau bantuan yang dilakukan Sahabat anshor bukan cara atau kreasi baru yang di buat seorang Sahabat.
.
Maka berdalil dengan hadits tersebut untuk membolehkan berbuat bid’ah atau menyatakan adanya bid’ah hasanah adalah cara pendalilan yang asal-asalan.
.
Contoh dalil asal-asalan lainnya, ketika umat Islam menentang pencalonan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.
.
Seorang pembela Ahok Nusron Purnomo dengan lantang dan mata mau loncat berkata, Saya ingin mengutip sebuah hadits Nabi. Nabi pernah mengatakan : “Khairul quruuni qarni tsummal ladziina yaluunahum tsummal ladziina yaluunahum tsummal ladziina yaluunahum, yalunahum, yalunahum, yalunahum”.
.
Nusron mengartikan : “Sebaik-baiknya masa adalah masaku pada sa’at Nabi Muhammad, setelah itu masa sahabat, setelah itu masa sahabat Bani Umayyah, setelah itu masa sahabat Bani Abbasiyah, setelah itu masa ulama-ulama, ulama, ulama sampai sekarang. Ini adalah derajat kebaikan”.
.
Nusron melanjutkan, Saya ingin bertanya, . . pada abad Bani Abbasiyah, khalifah Abbasiyah ke-16 Sultan Khalifah Al-Muktadid Billah pernah mengangkat seorang gubernur namanya Umar bin Yusuf, seorang Kristen ta’at menjadi gubernur di Al- Anbar Irak, apakah waktu itu tidak ada surat al-maidah 51 ? pada zaman itu, apakah pada sa’at itu tidak ada ulama-ulama yang menafsirkan Al-Maida. Mohon ma’af, apakah ulama-ulama sa’at itu, kalah saleh kalah alim dengan ulama-ulama hari ini ?
.
Itulah diantara argumen Nusron dalam membela Ahok. Nusron ingin menunjukkan bahwa pada masa Al-Mu’tadhid Billah ternyata ada seorang Gubernur non muslim yang di angkat oleh Al-Mu’tadhid Billah. Dan Nusron mengklaim bahwa masa itu adalah masa terbaik. Dengan menunjukkan masa Al-Mu’tadhid Billah tersebut, Nusron ingin menunjukkan di bolehkannya mengangkat seorang Gubernur non muslim oleh umat Islam.
.
Begitulah Nusron Purnomo membawakan hadits di atas dengan pengertiannya menurut Nusron sendiri.
.
Apakah benar ada hadits sebagaimana yang di tunjukkan Nusron, juga arti dan maknanya sesuai dengan yang di sebutkan Nusron ?
.
Berikut ini adalah hadits yang di maksud Nusron, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
.
خَيْرَ أُمَّتِي قَرْنِي ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُونَهُمْ ثُمَّ الَّذِينَ يَلُونَهُمْ
.
“Sebaik-baik umatku adalah pada masaku. Kemudian orang-orang yang setelah mereka (generasi berikutnya), lalu orang-orang yang setelah mereka”. (Shahih Al-Bukhari, no. 3650).
.
Yang dimaksud sebaik-baik umatku pada masaku dalam hadits diatas adalah para Sahabat Nabi, kemudian
generasi selanjutnya yaitu Tabi’in dan generasi selanjutnya yaitu Tabi’ut Tabi’in. Itulah tiga generasi terbaik umat Islam yang di sebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
.
Tabi’in adalah generasi setelah para Sahabat, dan Tabi’ut Tabi’in adalah generasi setelah para Tabi’in.
.
Tiga generasi terbaik umat di atas adalah orang-orang yang paling baik, paling selamat paling mengetahui dan paling benar dalam memahami Islam. Mereka juga adalah para pendahulu dari umat Islam yang memiliki keshalihan yang paling tinggi (Salafus shalih).
.
Karenanya, sudah merupakan kemestian bila menghendaki pemahaman dan pengamalan Islam yang benar dan selamat merujuk kepada mereka (Salafus shalih).
.
Lalu bagaimana dengan Al-Mu’tadhid Billah yang di sebutkan Nusron ?
.
Al-Mu’tadhid Billah di lahirkan pada 242 H. Dia dilantik sebagai khalifah ke-16 pada Rajab 279 H.
.
Al-Mu’tadhid Billah yang di maksud Nusron ternyata tidak termasuk kepada tiga generasi terbaik umat yang di sebutkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena tiga generasi terbaik umat berakhir pada tahun 180 H. Yaitu dengan wafatnya Ubaidulloh bin ‘Amru bin Abil Walid Al-Asadi, seorang Tabi’ut Tabi’in yang terakhir wafat. Sementara Muqtadir Billah mulai menjadi khalifah pada tahun 279 H.
.
Maka nampak jelas argumen yang di tunjukkan Nusron sebagai dalil di bolehkannya memilih pemimpin non muslim adalah dalil asal-asalan.
.
Sebagai tambahan :
.
Sahabat Nabi yang terakhir wafat adalah : Abu Thufail ‘Aamir bin Waatsilah Al-Laitsiy. Wafat tahun 100 H.
.
Tabi’in yang terakhir wafat adalah : Abu Roja’ Al-‘Uthoridi. Wafat tahun 106 H.
.
Dan Tabiut Tabi’in yang terakhir wafat adalah : Ubaidulloh bin ‘Amru bin Abil Walid Al-Asadi. Wafat tahun 180 H.
.
Referensi :
.

Kyai NU Sebut Nusron Wahid dan Para Pembela Ahok Punya Sifat “Basimah”

.
http://­waspada-khawarij.blog­spot.co.id/2011/06/­3-generasi-yang-awal-­sahabat-tabiin.html?­m=1
.

.
DALIL ASAL-ASALAN PERTAMA KALI DI LAKUKAN OLEH IBLIS, TAPI TERNYATA BANYAK DI TIRU OLEH MANUSIA. SEMOGA KITA TIDAK DI GOLONGKAN SEBAGAI PENGIKUT IBLIS.
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
______

FENOMENA RUWAIBIDHOH

.
FENOMENA RUWAIBIDHOH
.
Diantara fenomena akhir zaman, yaitu maraknya ruwaibidhoh bermunculan ke permuka’an di tengah-tengah umat.
.
Seorang Sahabat bertanya,
.

وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ ؟
.
“Apakah Ar-Ruwaibidhoh ?”
.
Kemudian dijelaskan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
.
Ruwaibidhoh adalah :
.
” الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ ”
.
“Seorang laki-laki yang bodoh tetapi sok mengurusi urusan orang banyak”.
.
(Hr. Ibnu Majah No. 4036. Ahmad No. 7912).
.
Yang dimaksudkan bodoh dalam hadits diatas ialah orang yang tidak memiliki kapasitas, namun melibatkan diri kepada urusan orang banyak, tampil kepermuka’an kemudian mengeluarkan pendapat-pendapat atau penafsiran-penafsiran menurut pribadinya seolah-olah dirinya pakar atau ahlinya.
.
Ruwaibidhoh berbicara menurut hawa nafsunya. Menafsirkan Al-Qur’an menurut pendapatnya sendiri seolah-olah dia ahli tafsir, memaknai hadits seolah-olah dirinya ahli hadits, bicara sejarah seolah-olah dirinya pakar sejarah.
.
Para ruwaibidhoh bisa muncul ke permuka’an ditengah-tengah umat karena mereka memiliki kemampuan bicara dan sederet gelar akademik yang disandangnya semacam sarjana, magister, doktor bahkan profesor. Sehingga orang awam menyebut mereka cendikiawan. Mereka juga memiliki posisi di organisi masa, lembaga atau ke partaian.
.
Tentang ruwaibidhoh disebutkan dalam sebuah hadits sebagai berikut, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
.
سَيَأْتِي عَلَى النَّاسِ سَنَوَاتٌ خَدَّاعَاتُ، يُصَدَّقُ فِيهَا الْكَاذِبُ، وَيُكَذَّبُ فِيهَا الصَّادِقُ، وَيُؤْتَمَنُ فِيهَا الْخَائِنُ، وَيُخَوَّنُ فِيهَا الْأَمِينُ، وَيَنْطِقُ فِيهَا الرُّوَيْبِضَةُ، قِيلَ: وَمَا الرُّوَيْبِضَةُ؟ قَالَ: الرَّجُلُ التَّافِهُ فِي أَمْرِ الْعَامَّةِ
.
“Akan datang kepada manusia tahun-tahun penuh kebohongan, sa’at itu pendusta dibenarkan, orang yang benar justru didustakan, pengkhianat diberikan amanah, orang yang dipercaya justru dikhianati, dan Ar-Ruwaibidhoh berbicara”. Ditanyakan : “Apakah Ar-Ruwaibidhoh ?”. Beliau bersabda : “Seorang laki-laki yang bodoh tetapi sok mengurusi urusan orang banyak”. (Hr. Ibnu Majah No. 4036. Ahmad No. 7912).
.
Hadits tentang ruwaibidhoh diatas sebagai nubuwat kenabian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan merupakan cela’an kepada ruwaibidhoh juga sebagai peringatan dari Rasulullah kepada umatnya, supaya waspada dari sepak terjang mereka.
.
Sifat buruk dari ruwaibidhoh adalah berani membuat penafsiran-penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an atau memaknai hadits atau berfatwa atau berpendapat dalam permasalahan agama menurut logikanya. Hal ini sangat berbeda dengan para Shalafus Shalih.
.
Dalam taarikh Dimasyq Ibnu Asakir meriwayatkan bahwa Atho Ibnu Rabah rahimahullah pernah ditanya tentang sesuatu. Atho Ibnu Rabah menjawab : “Aku tidak tahu”. Penanya kembali berkata : “Tidakkah engkau mau mengutarakan pendapat pribadimu dalam masalah ini ?”. Atho Ibnu Rabah menjawab :
.
إني أستحي من اللَّه أن يدان فِي الأرض برأيي
.
“Aku malu pada Allah, jika orang-orang dimuka bumi ini beragama dengan pendapatku”.
.
Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiyallaahu ‘anhu pernah berkata : ‘Bumi mana yang akan ku pijak, dan langit mana yang akan sanggup menaungiku, jika aku berkata tentang ayat dari kitab Allah dengan ra’yu-ku (pendapatku) atau dengan apa yang aku tidak tahu’.
.
Itulah sikap para Shalafus Shalih teladan umat. Mereka sangat khawatir mengelurkan pendapat dalam permasalahan agama menurut ra’yu-nya (logikanya). Padahal mereka paling faham tentang Islam.
.
● Ruwaibidhoh Sumber Perselisihan Umat.
.
Dalam sebuah kisah disebutkan. Pada satu hari, Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu menyendiri. Dia berkata dalam hatinya, mengapakah umat ini saling berselisih, sementara Nabi mereka satu ? Lalu ia memanggil Abdullah bin Abbas Radhiyallahu anhu. Umar bertanya kepadanya : “Mengapa umat ini saling berselisih, sementara Nabi mereka satu. Kiblat mereka juga satu dan Kitab suci mereka juga satu ?” Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu menjawab, “Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya Al Qur’an itu diturunkan kepada kita. Kita membacanya dan mengetahui maksudnya. Lalu datanglah sejumlah kaum yang membaca Al Qur’an, namun mereka tidak mengerti maksudnya. Maka setiap kaum punya pendapat masing-masing. Jika demikian realitanya, maka wajarlah mereka saling berselisih. Dan jika telah saling berselisih, mereka akan saling menumpahkan darah”. (kitab Al I’tisham, karya Asy Syathibi, II/691).
.

● Fenomena Ruwaibidhoh Sa’at Ini.
.
Akhir-akhir ini ramai dibicarakan seorang Nusron Purnomo pendukung koh Ahok yang non Muslim yang akan mencalonkan diri menjadi Gubernur DKI Jakarta.
.
Ketika umat Islam Indonesia marah dengan pernyata’an koh Ahok yang mengatakan umat Islam jangan mau dibohongi dengan surat Al-Maidah ayat 51.
.
Kemudian ayat 51 dari surat Al-Maidah tersebut menjadi ramai diperselisihkan penafsirannya. Berdasarkan ayat 51 surat Al-Maidah tersebut, umat Islam mengharamkan menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin bagi kaum Muslimin.
.
Berbeda dengan pendukung koh Ahok, mereka mati-matian membela jagoannya. Maka tampilah ke depan seorang Nusron pembela koh Ahok. Dengan lantang dan mata mau loncat, di depan perwakilan dari MUI dan umat Islam, Nusron berkata : “Teks apa pun bebas tafsir”. Itulah diantara perkata’an Nusron Purnomo sang pembela koh Ahok.
.
Sungguh nekat pendukung Ahok diatas. Ketika umat Islam mengharamkan memilih pemimpin kafir dengan merujuk kepada ayat Al-Qur’an. Nusron Purnomo memberikan bantahan, bahwa teks apa pun bebas tafsir. Yang dimaksud Nusron, penafsiran dari para Ulama tentang haramnya memilih pemimpin kafir berdasarkan ayat 51 surat Al-Maidah tidak benar.
.
Benarkah teks apapun bebas tafsir ?
.
Timbulnya penyimpangan dan kesesatan dalam Islam, adalah karena adanya sebagian kelompok yang menafsirkan Al-Qur’an dengan hawa nafsunya (ra’yu).
.
Padahal Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda :
.
مَنْ فَسَّرَ اْلقُرْآنَ بِرَأْيِهِ فَلْيَتَبَوَّأ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ
.
“Siapa saja yang menafsirkan Al Qur’an dengan menggunakan pendapatnya sendiri maka hendaknya dia menempati tempat duduknya yang terbuat dari api Neraka”. (Hr. Ahmad, At Tirmidzi dan Ibnu Abi Syaibah).
.
Didalam Islam, tidak dibenarkan bagi siapapun memberikan penafsiran-penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an secara serampangan. Para Ulama Ahlu Sunnah sangat ketat dalam memberikan penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an.
.
Untuk memahami dengan benar kandungan dan maksud-maksud ayat al-Quran, diperlukan penafsiran oleh orang yang memenuhi kualifikasi. Meski kualifikasi itu tidak mutlak, namun para Ulama tafsir menetapkan syarat-syarat yang sangat ketat sehingga tidak semua orang dapat menafsirkan al-Quran.
.
Ibnu Taimiyyah, menulis yang ia kutip dari Ibnu Katsir bahwa pola penafsiran yang paling utama, pertama adalah menjelaskan ayat al-Qur’an dengan al-Qur’an kembali, jika belum nampak kejelasannya maka masuk ke tahapan yang kedua yaitu menafsirkan al-Qur’an dengan mencari penjelasan dari hadis Nabi, jika dalam hadis belum nampak kejelasan maknanya maka masuk ke langkah ketiga yaitu mencari pendapat sahabat. Dan jika dalam āsār sahabat pun belum nampak kejelasannya maka pergunakalanlah pendekatan kebahasaan (linguistik). (Ibnu Taimiyyah, Muqaddimah fi at-tafsīr, hal. 93-103).
.
Itulah metode para Ulama Shalafus Shalih yang digunakan dalam memberikan penafsiran terhadap ayat-ayat Al-Qur’an. Para Shalafus Shalih tidak pernah ada yang menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an berdasarkan hawa nafsu, tidak sebagaimana para penyesat umat yang semena-mena menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an untuk menjustifikasi faham atau kelompoknya.
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
________________

BID’AH MEMBAWA PETAKA

BID’AH MEMBAWA PETAKA
.
Apakah benar bid’ah itu mendatangkan kebaikan ?
.
Kita buktikan !
.
Dalam beberapa kasus yang terungkap, seperti tertipunya umat Islam ratusan milyar rupiah oleh Kyai Kanjeng Dimas Pribadi, juga korban pencabulan dan pemerkosa’an yang di lakukan guru spiritual para artis Gatot Brajamusti dan juga penipuan dengan nilai ratusan juta rupiah oleh Ustadz Guntur Bumi.
.
Mereka para korban penipuan orang-orang sesat di atas, adalah orang-orang-orang yang gemar melakukan ritual-ritual juga acara-acara dan amalan-amalan bid’ah.
.
Mereka para korban penipuan adalah orang-orang yang masih percaya dengan aneka macam takhayul dan ke syirikan.
.
Mereka para korban penipuan, adalah para muqollid yang selalu nurut apa yang di katakan kyainya, gurunya atau ustadznya. Bagi mereka, kyai, guru dan ustadznya mustahil berbuat salah. Sehingga mereka selalu mengikuti apa saja yang di ajarkan dan di perintahkan kyainya, gurunya dan ustadznya tersebut.
.
Mereka para korban penipuan, adalah orang-orang yang tidak mengenal ajaran Islam yang benar.
.
TIDAK AKAN DI TEMUKAN SEORANG PUN PENGIKUT AJARAN ISLAM YANG BENAR, YANG MENJAUHI TAKHAYUL, BID’AH DAN KE SYIRIKAN YANG MENJADI KORBAN PENIPUAN PARA PENYESAT UMAT DI ATAS.
.
Maka kini terbukti, bid’ah bukan membawa kebaikan. Tapi justru mendatangkan kecelaka’an.
.
Hanya yang mengikuti ajaran Islam yang benar, ajaran Islam yang murni, ajaran Islam yang berasal dari Allah dan Rasul-Nya yang benar-benar akan selamat dunia dan akhirat kelak.
.
Adapun mereka para pelaku bid’ah dan ke syirikan akan menanggung kehina’an dan adzab serta laknat baik di dunia dan akhirat nanti.
.
Dan mereka para pelaku bid’ah akan semakin jauh dari Allah Ta’ala. Sebagaimana dikatakan oleh seorang tabi’in,
.
مَا ازْدَادَ صَاحِبُ بِدْعَةٍ اِجْتِهَاداً، إِلاَّ ازْدَادَ مِنَ اللهِ بُعْداً {حلية الأولياء – (ج 1 / ص 392)}
.
“Semakin giat pelaku bid’ah dalam beribadah, semakin jauh pula ia dari Allah”. (Hilyatul Auliya’, 1/392).
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
.
مَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ (متفق عليه)
.
“Barangsiapa berbuat bid’ah didalamnya, atau melindungi pelaku bid’ah, maka baginya laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya”. (Muttafaq ‘Alaih).
.
Betapa besar kerugian yang akan di tanggung para pelaku bid’ah baik di dunia maupun di akhirat.
.
Semoga mereka yang masih bergelimang dengan takhayul, bid’ah dan ke syirikan menyadari, segera bertaubat dan berpaling kepada ajaran Islam yang murni, sebelum malaikat maut menjemput mereka.
.
.
با رك الله فيكم.
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί.
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
____________

JANGAN BERDEBAT DENGAN ORANG BODOH

.
JANGAN BERDEBAT DENGAN ORANG BODOH
.
Perdebatan sering terjadi diantara manusia, apakah di antara sesama teman sekolah, teman kerja, diantara tetangga, sesama teman organisasi, bahkan diantara sesama anggota keluarga. Perdebatan bukan saja terjadi di dunia nyata tapi juga di dunia maya.
.
Berdebat bukanlah perkara yang di larang dalam Islam. Banyak riwayat yang menyebutkan, para Ulama berdebat dengan para pengusung kesesatan. Seperti, Imam Al Auza’i yang berdebat dengan seorang pengikut aliran Qadariyyah dan Imam Abdul ‘Aziz Al Kinani dengan Bisyr bin Ghiyats Al-Marisi Al Muktazili pengikut faham Muktazilah.
.
Juga atsar para Sahabat yang berdebat dengan kelompok sempalan, seperti Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhu yang berdebat dengan kelompok Khawarij.
.
Perdebatan di lakukan juga oleh para Nabi, sebagaimana perdebatan antara Nabi Nuh dengan kaumnya, Nabi Ibrahim dengan kaumnya, Nabi Musa dengan Fir’aun dan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam berdebat dengan musyrikin Makkah, Nasrani Najran, dan Yahudi Madinah.
.
Perdebatan yang di lakukan para Nabi dan juga para Ulama, adalah dalam rangka menampakkan kebenaran dan menjelaskannya. Perdebatan dengan tujuan seperti inilah yang di perintahkan oleh Allah Ta’ala.
.
Allah Ta’ala berfirman :
.
ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
.
“Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik”. (QS. An-Nahl: 125).
.
Walaupun perdebatan di benarkan dalam Islam, ada juga perdebatan yang tidak di benarkan. Diantaranya adalah berdebat dengan orang-orang bodoh. Sehingga para Ulama memperingatkan untuk tidak berdebat dengan mereka.
.
Berdebat dengan orang-orang bodoh tidak akan mendatangkan manfa’at, karena orang bodoh tujuan berdebat bukan untuk mencari kebenaran. Tapi untuk pembenaran untuk menang-menangan. Sehingga tidak heran kalau melihat orang bodoh menunjukkan prilaku buruk dalam berdebat.
.
Berdebat dengan orang-orang bodoh hanya akan menjadi debat kusir kesana kemari yang tidak akan ada ujungnya.
.
Berdebat dengan orang-orang bodoh hanya akan menjadikan waktu terbuang sia-sia. Berdebat dengan orang bodoh juga bisa kewalahan dengan pertanya’an-pertanya’an dan bantahan-bantahan bodohnya. Karena orang-orang bodoh memang tidak mengerti permasalahan yang sebenarnya.
.
Susahnya berdebat dengan orang bodoh bahkan di akui oleh Imam Syafi’i, padahal Imam Syafi’i di kenal luas ilmunya dan pandai berdebat.
.
Imam Syafi’i berkata : “Aku mampu berdebat dengan 10 orang yang berilmu, tapi aku pasti kalah dengan seorang yang bodoh, karena orang yang bodoh itu tidak pernah faham landasan ilmu”.
.
Imam Syafi’i juga berpesan untuk tidak berdebat dengan orang-orang bodoh.
.
Imam Syafi’i berkata :
.
ﺍﺫَﺍ ﻧﻄَﻖَ ﺍﻟﺴَّﻔِﻴْﻪُ ﻭَﺗُﺠِﻴْﺒُﻬُﻔَﺦٌﺮْﻳَ ﻣِﻦْ ﺍِﺟَﺎﺑَﺘِﻪِ ﺍﻟﺴُّﻜُﻮْﺕُ
.
“Apabila orang bodoh mengajak berdebat denganmu, maka sikap yang terbaik adalah diam, tidak menanggapi”
.
ﻓﺎِﻥْ ﻛَﻠِﻤَﺘَﻪُ ﻓَﺮَّﺟْﺖَ ﻋَﻨْﻬُﻮَﺍِﻥْ ﺧَﻠَّﻴْﺘُﻪُ ﻛَﻤَﺪًﺍ ﻳﻤُﻮْﺕُ
.
“Apabila kamu melayani, maka kamu akan susah sendiri. Dan bila kamu berteman dengannya, maka ia akan selalu menyakiti hati”.
.
ﻗﺎﻟُﻮْﺍ ﺳﻜَﺖَّ ﻭَﻗَﺪْ ﺧُﻮْﺻِﻤَﺖْ ﻗُﻠْﺖُ ﻟَﻬُﻤْﺎِﻥَّ ﺍﻟْﺠَﻮَﺍﺏَ ﻟِﺒَﺎﺏِ ﺍﻟﺸَّﺮِ ﻣِﻔْﺘَﺎﺡُ
.
“Apabila ada orang bertanya kepadaku, jika ditantang oleh musuh, apakah engkau diam ?, Jawabku kepadanya : Sesungguhnya untuk menangkal pintu-pintu kejahatan itu ada kuncinya”
.
ﻭﺍﻟﺼﻤْﺖُ ﻋَﻦْ ﺟَﺎﻫِﻞٍ ﺃَﻭْ ﺃَﺣْﻤَﻖٍ ﺷَﺮَﻓٌﻮَﻓِﻴْﻪِ ﺃَﻳْﻀًﺎ ﻟﺼﻮْﻥِ ﺍﻟْﻌِﺮْﺽِ ﺍِﺻْﻠَﺎﺡُ
.
“Sikap diam terhadap orang bodoh adalah suatu kemulia’an. Begitu pula diam untuk menjaga kehormatan adalah suatu kebaikan”.
.
Lalu Imam Syafi’i berkata :
.
أما تَرَى الأُسْدَ تُخْشى وهْي صَامِتة ٌ؟, ﻭﺍﻟﻜﻠﺐُ ﻳُﺨْﺴَﻰ ﻟﻌﻤْﺮِﻯْ ﻭَﻫُﻮَ ﻧَﺒَّﺎﺡُ
.
Apakah kamu tidak melihat bahwa seekor singa itu ditakuti lantaran ia pendiam ? Sedangkan seekor anjing dibuat permainan karena ia suka menggonggong ?
.
(Diwan As-Syafi’i, karya Yusuf Asy-Syekh Muhammad Al-Baqa’i).
.
Menghindari perdebatan dengan orang-orang bodoh adalah sikap yang benar dan merupakan sikap hidup dari orang-orang alim dan bijaksana.
.
Di ceritakan di negri Cina ada seorang guru yang sangat di hormati karena tegas, jujur dan bijaksana. Suatu hari dua orang muridnya menghadap. Setelah sebelumnya mereka bertengkar dan hampir saling baku hantam. Mereka berdua salah satunya termasuk murid yang pandai, sedangkan yang satunya adalah murid yang bodoh. Mereka berdua memperdebatkan tentang jumlah dari hitungan 3×7. Muridnya yang pandai mengatakan 3×7=21, sedangkan muridnya yang bodoh bersikeras mengatakan 3×7=27. Mereka lalu menghadap kepada sang guru supaya jadi penengah dan menunjukkan siapa yang benar.
.
Muridnya yang bodoh berkata : “Jika saya yang benar 3×7=27 maka engkau harus mau di cambuk 10 kali oleh guru, tapi jika kamu yang benar 3×7=21, maka saya bersedia untuk di penggal”. Begitu kata si murid yang bodoh sambil tertawa karena sangat yakin dengan pendapatnya. Kemudian si murid bodoh berkata kepada gurunya : “Katakan guru, mana yg benar ?”
.
Karena perminta’an dua orang muridnya dan untuk menghentikan pertengkaran mereka. Sang guru pun memberikan hukuman dengan mencambuk 10 kali kepada muridnya yang pandai yang berpendapat 3×7=21.
.
Si murid yang pandai yang merasa pendapatnya benar tentu saja protes keras, dan mempertanyakan alasan gurunya.
.
Maka sang guru pun menjawab :
.
“Hukuman itu bukan karena pendapatmu 3×7=21. Pendapatmu benar, hukuman 10 kali cambuk itu untuk kesalahanmu yang mau-maunya berdebat dengan orang bodoh yang tidak bisa mengetahui kalau 3×7=21.
.
Begitulah sang guru memberikan hukuman kepada muridnya yang pandai tapi mau berdebat dengan orang bodoh.
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
_________

TAHLILAN KEBO KYAI BODONG

Efek dari bid’ah hasanah
.
TAHLILAN KEBO KYAI BODONG
.
Kebo keturunan trah Kyai Slamet yang tewas ditombak orang tidak dikenal di Taman Seruni, Solo Baru, Sukoharjo telah dimakamkan di Sitinggil Kidul Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (5/11/2014) dini hari.
.
Kerabat Keraton, Kanjeng Raden Mas Haryo (KRMH) Satriyo Hadinagoro menuturkan sebelum di kubur dilakukan prosesi seperti pemakaman Kebo-kebo trah Kyai Slamet yang telah meninggal sebelumnya.
.
Setelah di do’akan dan di mandikan menggunakan air kembang, Kebo bernama Kyai Bodong ini langsung dimasukan ke liang kubur yang telah digelar kain mori.
.
“Prosesi dilakukan sa’at tengah malam hingga hampir subuh tadi, karena kami ingin Kyai Bodong dapat dikuburkan segera,” ujar Satrio kepada Tribun Jateng, Rabu (5/11/2014).
.
Usai pemakaman, eks anggota DPRD Kota Solo ini menambahkan pihak Keraton akan menggelar do’a selametan arwah (tahlilan) layaknya manusia yang meninggal.
.
“Usai prosesi pemakaman nanti kami juga akan melakukan wilujengan (tahlilan) TUJUH HARI, LALU EMPAT PULUH HARI, SERATUS HARI hingga nantinya sampai ke NYEWU”. sambungnya.
.
http://jateng.tribunnews.com/2014/11/05/kebo-trah-kyai-slamet-keraton-solo-dimakamkan-dan-didoakan.
.
.
———————
.
.
Itulah dhantara bid’ah hasanah yang di lakukan sebagian umat Islam yang ada di negri ini.
.
Bid’ah hasanah lainnya di bawah ini,
.
SHALAWAT GASING ALA ASWAJA : https://m.youtube.com/watch?v=15wNen99AjA
.
DZIKIR LONCAT KATAK MODEL SUFI : https://m.youtube.com/watch?v=TnqD3HFzAmY
.
DZIKIR BREAKDANCE ALA SUFI : https://m.youtube.com/watch?v=1RJyZGDZC9A
.
.
Ingatlah tekad Iblis yang akan menyesatkan manusia semuanya !
.
Allah Ta’ala berfirman :
.
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأرْضِ وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
.
”Iblis bekata : Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, . .” (QS. Al Hijr : 39).
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
=============

TERBONGKARNYA KEJAHATAN PARA PENYESAT UMAT

TERBONGKARNYA KEJAHATAN PARA PENYESAT UMAT
.
Akhir-akhir ini ramai di beritakan di media masa, baik media elektronik maupun surat kabar seorang yang di panggil Kyai oleh para pengikut dan pemujanya membunuh dua santrinya.
.
“KYAI PENGGANDA UANG BUNUH DUA SANTRINYA”. Begitu diantara judul yang di tulis di media masa.
.
Sang Kyai yang menjadi otak pembunuhan bernama Dimas Kanjeng Ta’at Pribadi (46).
.
Motif pembunuhannya sebagaimana diberitakan di media masa, karena khawatir perbuatannya di bongkar oleh korban yang sudah mulai sadar bahwa yang di lakukan Kyainya adalah penipuan.
.
“Memang ada duga’an semacam ketidak nyamanan dari Ta’at Pribadi. Ada kekhawatiran dia terhadap dua orang ini,” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/9/2016).
.
Nilai kerugian para korban sungguh fantastis. Diantaranya Hajjah Najmiah Muin yang menyerahkan uang sekitar Rp 200 miliar kepada Kyai Kanjeng Dimas Taat Pribadi, yang di janjikan akan berlipat ganda menjadi Rp 18 triliun.
.
Korban penipuan lainnya bernama Kasianto, warga Surabaya yang menyerahkan uang mahar Rp 300 juta hasil dari menjual perhiasan istrinya dan sebagian lagi hasil pinjaman.
.
Hajjah Najmiah Muin dan Kasianto belum sempat menikmati hasil yang mereka harapkan, karena maut sudah menjemput mereka. Dan memang tidak akan mendapatkan hasilnya, karena mereka adalah korban penipuan.
.
Korban penipuan Kyai Kanjeng Dimas Ta’at Pribadi bukan hanya satu dua orang, menurut pemberita’an di media masa korbannya mencapai puluhan orang dari berbagai tempat di Indonesia dengan jumlah uang yang di tipu bervariasi.
.
Berita di tangkapnya Kyai Dimas Kanjeng Ta’at Pribadi menjadi perhatian publik, padahal sebelumnya publik juga di hebohkan oleh pemberita’an di tangkapnya Gatot Brajamusti seorang guru spiritualnya artis.
.
Gatot Brajamusti di tangkap pada Minggu (28/8) malam di salah satu hotel di Lombok NTB bersama seorang wanita yang di kenal sebagai selebritis.
.
Berdasarkan informasi dari masyarakat, tersangka sang guru sepiritual dan pengikutnya sering melakukan pesta sabu dan narkoba.
.
Dari pengakuan wanita selebritis yang di tangkap bersama Gatot Brajamusti, polisi mendapatkan beberapa bukti baru. Salah satunya kebenaran mengenai pemerkosa’an yang dilakukan oleh sang guru spiritual Gatot Brajamusti.
.
Pihak kepolisian menyebutkan, sejauh ini, hanya ada satu korban yang baru melapor, yaitu wanita berinisial CT. Wanita itu mengaku disetubuhi oleh Gatot Brajamusti selama bertahun-tahun. Namun rupanya, polisi menemukan bukti-bukti baru.
.
Menurut penuturan dari keluarga seorang artis wanita yang sempat hampir 10 tahun akrab dengan sang guru spiritual Gatot Brajamusti, para penghuni padepokan sering menggunakan sabu-sabu. Gatot menyebutnya asmat, yaitu makanan jin. Yang gunanya untuk mendapatkan kekuatan dan ketenangan lahir batin.
.
Dalam penggeledahan di rumah sang guru spiritual para artis Gatot Brajamusti, polisi menemukan narkotika jenis sabu, sejumlah alat hisap, berbagai macam amunisi berikut senjata api, dan sejumlah hewan yang dilindungi.
.
Itulah diantara dua rangkaian berita menggegerkan yang di sajikan media masa pada tahun 2016.
.
Kasus penipuan oleh orang yang di anggap hebat oleh para korbannya yang di beritakan media masa, bukanlah berita baru.
.
Kita masih ingat dengan kasus Ustadz Guntur Bumi (UGB) pemilik Padepokan Silahturahmi, yang pernah tergabung dalam acara reality show televisi berjudul Pemburu Hantu, yang telah melakukan penipuan berkedok pengobatan alternatif.
.
Diantara korban penipuan UGB bernama Hj. Yarnelly yang menyetorkan 32 gram emas plus pembayaran 1 juta rupiah uang pendaftaran untuk mengobati sakit di kakinya yang menurut UGB terkena santet. Sebelumnya UGB memberikan syarat untuk menyembuhkan kaki Hj. Yarnelly dengan mengkhatamkan 30 juz Al-Quran sebelum bedug Subuh. Kalau tidak mampu, bisa dengan cara di wakili oleh para santri UGB dengan memberikan imbalan sejumlah uang Rp 25 juta.
.
Pelapor lainnya bernama Irfani yang di katakan UGB terkena gendam. Untuk menghilangkan penyakit aneh itu, UGB menganjurkan Irfani membersihkan rumah dan membayar mahar Rp 75 juta.
.
Pelapor lainnya lagi adalah Abdul Hakim, warga Balikpapan yang di minta UGB membeli seekor kerbau seharga Rp 250 juta. Untuk memindahkan penyakit ayahnya kepada kerbau. Total Abdul Hakim mengeluarkan uang Rp 950 juta kepada UGB. Selain itu, Guntur Bumi juga dituding Hakim mengambil 15 gelang dan 4 cincin emas dengan berat 250 gram milik istri Hakim yang sebelumnya diletakkan di kamar.
.
Dan pelapor lainnya lagi bernama Sri Suryami warga Bogor yang menyerahkan uang Rp 25 juta kepada UGB hasil menjual angkot anaknya untuk menyembuhkan penyakit jantung yang di deritanya.
.
Itulah diantara para korban yang melaporkan UGB karena merasa tertipu. Dan menurut pemberita’an di media masa korban penipuan UGB mencapai puluhan orang.
.
Menurut para pelapor, sa’at berobat kepada UGB keluar dari tubuhnya, ulat besar, kecoa, kawat-kawat kecil, kayu-kayu kecil yang tajam dan lain-lain.
.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengungkapkan, unsur tindak penipuan terhadap tersangka UGB terpenuhi karena binatang seperti ulat, kecoa dan lainnya tidak datang sendiri namun telah disiapkan.
.
Sungguh kejahatan yang besar yang di lakukan para penipu di atas yang layak mendapatkan sangsi hukum
yang berat.
.
Sungguh mengenaskan mereka yang menjadi korban penipuan. Padahal mereka semua adalah orang Islam. Yang seharusnya tidak tertipu dan terpedaya. Karena Islam menjamin keselamatan dunia dan akhirat.
.
Sa’at ini manusia hidup di abad 21, zamannya kemajuan sain dan teknologi. Bukan hidup di zaman batu, yang bisa di maklumi kalau ada manusia yang mudah tertipu.
.
Yang di ketahui dari pemberita’an, korban penipuan juga banyak dari kalangan orang-orang yang memiliki status sosial terhormat dan berpendidikan tinggi. Mereka seharusnya lebih cerdas dan rasional. Tidak tolol dan bisa di bodohi. Tidak seperti bebek yang mudah di giring-giring atau kerbau yang di cokok hidung, selalu nurut dibawa kemana pun pergi.
.
• Kebodohan terhadap ajaran agama adalah penyebab utamanya.
.
Yang menjadi penyebab banyaknya orang-orang tertipu sa’at ini juga di masa lalu, adalah karena kebodohan mereka terhadap ajaran Islam yang benar.
.
Mereka para korban kejahatan penipuan di atas, adalah karena jauhnya mereka dari bimbingan para Ulama yang membimbing umat dari kebodohan dan penyimpangan. Para Ulama yang menerangi umat dengan ajaran yang menyelamatkan bukan menyesatkan. Para Ulama yang menyeru umat untuk menghidupkan dan mencintai sunah Nabi dan meninggalkan aneka ragam ajaran bid’ah. Para Ulama yang mengajak umat untuk menegakkan Tauhid dan menjauhi ke syirikan.
.
Mereka para korban penipuan, adalah orang-orang-orang yang gemar melakukan ritual-ritual juga acara-acara dan amalan-amalan bid’ah.
.
Mereka para korban penipuan adalah orang-orang yang masih percaya dengan aneka macam takhayul dan ke syirikan.
.
Mereka para korban penipuan, adalah para muqollid yang selalu nurut apa yang di katakan atau di ajarkan kyainya, gurunya atau ustadznya. Bagi mereka, kyai, guru dan ustadznya adalah orang hebat yang mustahil berbuat salah.
.
Maka apabila demikian, sudah sepantasnya mereka mendapatkan kehina’an dan kehancuran di dunia dan akhirat kelak. Karena ajaran yang mereka ikuti, bukan ajaran Islam yang benar. Tapi ajaran para penyesat umat, ajaran yang datangnya dari setan yang mencelakakan.
.
• Ajaran Islam yang benar yang akan membawa keselamatan.
.
Dari sekian banyak korban penipuan di atas, TIDAK AKAN DI TEMUKAN SEORANG PUN PENGIKUT AJARAN ISLAM YANG BENAR, YANG MENJAUHI TAKHAYUL, BID’AH DAN KE SYIRIKAN yang menjadi korban penipuan.
.
Hanya yang mengikuti ajaran Islam yang benar, ajaran Islam yang murni, ajaran Islam yang berasal dari Allah dan Rasul-Nya yang benar-benar akan selamat dunia dan akhirat kelak.
.
Adapun mereka para pelaku bid’ah dan ke syirikan akan menanggung kehina’an dan adzab serta laknat baik di dunia dan akhirat nanti.
.
Dan mereka para pelaku bid’ah akan semakin jauh dari Allah Ta’ala. Sebagaimana dikatakan oleh seorang tabi’in,
.
مَا ازْدَادَ صَاحِبُ بِدْعَةٍ اِجْتِهَاداً، إِلاَّ ازْدَادَ مِنَ اللهِ بُعْداً {حلية الأولياء – (ج 1 / ص 392)}
.
“Semakin giat pelaku bid’ah dalam beribadah, semakin jauh pula ia dari Allah”. (Hilyatul Auliya’, 1/392).
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :
.
مَنْ أَحْدَثَ فِيهَا حَدَثًا أَوْ آوَى مُحْدِثًا فَعَلَيْهِ لَعْنَةُ اللَّهِ وَالْمَلَائِكَةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ (متفق عليه)
.
“Barangsiapa berbuat bid’ah didalamnya, atau melindungi pelaku bid’ah, maka baginya laknat Allah, para malaikat, dan manusia seluruhnya”. (Muttafaq ‘Alaih).
.
Betapa besar kerugian yang akan di tanggung para pelaku bid’ah dan ke syirikan baik di dunia maupun di akhirat.
.
Semoga dengan terungkapnya kejahatan para penyesat umat. Bisa membuka mata hati mereka yang selama ini masih bergelimang dengan takhayul, bid’ah, khurafat dan kesyirikan dan segera meninggalkannya dan bertaubat, kemudian berpaling kepada ajaran Islam yang murni. Ajaran Islam yang menyelamatkan di dunia dan akhirat. Sebelum maut mendatangi mereka. Aamiin.
.
.
با رك الله فيكم.
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί.
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
HATI-HATI DARI PARA PENYESAT UMAT, SESUNGGUHNYA MEREKA ADALAH SETAN DARI JENIS MANUSIA.
.
.
Sumber berita :
.
http://nasional.kompas.com/read/2016/09/27/16153681/dimas.kanjeng.diduga.bunuh.santri.karena.khawatir.kejahatannya.dibongkar
.

Tongkat Emas Pemberian Kanjeng Dimas Bertahta Berlian

.
http://m.detik.com/news/berita/d-3312334/korban-penipuan-dimas-kanjeng-terus-bermunculan-kali-ini-warga-surabaya
.
https://m.detik.com/news/berita/3285583/polisi-tangkap-aa-gatot-brajamusti-terkait-narkoba
.
http://m.antaranews.com/berita/432712/ustad-guntur-bumi-ditangkap-tadi-pagi
.
http://www.sayangi.com/gayahidup1/selebriti/read/19628/puluhan-orang-geruduk-mui-saat-rapat-kasus-guntur-bumi
.
.
——————-

SHALAWAT TUYUL

.
Efek sesat bid’ah hasanah.
.
SHALAWAT TUYUL KYAI DIMAS KANJENG TA’AT PRIBADI
.
Membaca shalawat adalah amalan utama yang ringan di amalkan namun berpahala besar, tapi tentu saja shalawat yang di maksud adalah shalawat yang di ajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bukan shalawat yang di buat-buat ahli bid’ah.
.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
.
مَن صلَّى عليَّ صلاةً واحدةً، صَلى اللهُ عليه عَشْرَ صَلَوَاتٍ، وحُطَّتْ عنه عَشْرُ خَطياتٍ، ورُفِعَتْ له عَشْرُ دَرَجَاتٍ
.
“Barangsiapa yang mengucapkan shalawat kepadaku satu kali maka Allah akan bershalawat baginya sepuluh kali, dan digugurkan sepuluh kesalahan (dosanya), serta ditinggikan baginya sepuluh derajat/tingkatan (di surga kelak)”. (H.R An-Nasa’i, no. 1297).
.
Hadits di atas menunjukkan keutama’an bershalawat kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan anjuran memperbanyak shalawat.
.
Ahlus Sunnah dalam bershalawat juga dalam ibadah lainnya sudah cukup mengamalkan apa yang datang dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Berbeda dengan ahli bid’ah, mereka tidak pernah merasa puas dengan yang di ajarkan oleh Rasulullah. Sehingga banyak bermunculan shalawat-shalawat bid’ah dengan cara-caranya yang menyimpang, juga amalan-amalan bid’ah lainnya yang tidak pernah Nabi ajarkan.
.
Sebagaimana dalam video di bawah ini, cara ahli bid’ah bershalawat yang tidak pernah Nabi ajarkan.
.

.
Selain shalawat-shalawat bid’ah yang sudah terkenal di masyarakat, juga ada lagi SHALAWAT TUYUL.
.
Siapa yang mengajarkan SHALAWAT TUYUL ?
.
Siapa lagi kalau bukan ahli bid’ah yang tidak pernah merasa cukup dengan ajaran dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam.
.
Diberitakan, pengikut Kyai Dimas Kanjeng Ta’at Pribadi yang sa’at ini (2016) di ringkus polisi karena kasus pembunuhan dan penipuan dengan nilai ratusan miliyar dengan modus menggandakan uang, mengajarkan kepada para pengikutnya SHALAWAT TUYUL.
.
Berita selengkapnya silahkan kunjungi situs di bawah ini,
.
http://www.radarcirebon.com/pengikut-dimas-kanjeng-di-tegalgubug-ini-ngaku-diajarkan-salawat-tuyul.html
.
Benar apa yang di katakan Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu : “Tidak akan datang suatu zaman kepada manusia, kecuali pada zaman itu semua orang mematikan sunnah dan menghidupkan bid’ah, hingga matilah sunnah dan hiduplah bid’ah. tidak akan ada orang yang berusaha mengamalkan sunnah dan mengingkari bid’ah, kecuali orang tersebut diberi kemudahan oleh Allah di dalam menghadapi segala kecaman manusia yang diakibatkan karena perbuatannya yang tidak sesuai dengan keinginan mereka serta karena ia berusaha melarang mereka melakukan apa yang sudah dibiasakan oleh mereka, dan barangsiapa yang melakukan hal tersebut, maka Allah akan membalasnya dengan berlipat kebaikan di alam Akhirat”. (al-Aqrimany:315, al-Mawa’idz).
.
Efek sesat bid’ah hasanah lainya silahkan lihat di sini : https://m.youtube.com/watch?v=TA3t5P_xtnc
.
Juga yang ini, DZIKIR LONCAT KATAK MODEL SUFI : https://m.youtube.com/watch?v=TnqD3HFzAmY
.
Dan yang ini, DZIKIR BREAKDANCE ALA SUFI : https://m.youtube.com/watch?v=1RJyZGDZC9A
.
TEKAD IBLIS AKAN MENYESATKAN MANUSIA SEMUANYA.
.
Allah Ta’ala berfirman :
.
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأرْضِ وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
.
”Iblis bekata : Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya, . .” (QS. Al Hijr : 39).
.
HATI-HATI DARI PENYESAT UMAT, YANG SESUNGGUHNYA MEREKA ADALAH SETAN DARI JENIS MANUSIA.
.
.
با رك الله فيكم
.
By : Дδµ$ $@ŋţ๏$ą $๏๓ąŋţяί
.
https://agussantosa39.wordpress.com/category/04-bidah/02-memahami-bidah/
.
.
=============

SUKARNO MENDUKUNG GERAKAN PEMURNIAN ISLAM

SUKARNO MENDUKUNG GERAKAN PEMURNIAN ISLAM
.
Pesan presiden RI pertama Ir. Sukarno “AGAR UMAT ISLAM KEMBALI KEPADA AJARAN ISLAM YANG BERSUMBER DARI ALLAH DAN NABI”
.
Siapa yang tidak mengenal Bung Karno, ia bukan sembarang orang, pada masanya ia merupakan tokoh muda bangsa, seorang yang berapi-api, cerdas dan ambisius. Sosok yang kemudian hari menjadi founding father dan presiden pertama Republik Indonesia yang di segani.
.
Di dalam buku yang berjudul “DIBAWAH BENDERA REVOLUSI” (kumpulan tulisan dan pidato-pidato Ir Sukarno) jilid pertama, cetakan kedua, tahun 1963. pada halaman 390, Ir. sukarno mengatakan sebagai berikut :

(“Tjobalah pembatja renungkan sebentar “padang-pasir” dan “wahabisme” itu. Kita mengetahui djasa wahabisme jang terbesar, ia punja kemurnian, ia punja keaslian, murni dan asli sebagai udara padang pasir, kembali kepada asal, kembali kepada Allah dan Nabi, kembali kepada islam di zamanja Muhammad !. Kembali kepada kemurnian, tatkala Islam belum dihinggapi kekotorannya seribu satu tahajul dan seribu satu bid’ah.”Lemparkanlah djauh-djauh tahajul dan bid’ah itu, tjahkanlah segala barang sesuatu jang membawa kemusjrikan”).
.
Seruan Ir. Sukarno kepada umat Islam untuk kembali kepada kemurnian Islam, yaitu ajaran Islam yang bersumber dari Allah dan Rasul-Nya bukan sekedar basa-basi.
.
Dalam surat tertanggal 14 Desember 1935, yang di kirimkan kepada A. Hasan (ustadz PERSIS), sahabatnya sekaligus guru dalam mempelajari Islam. Bung Karno bercerita mengenai ibu mertuanya yang telah meninggal dan kritik yang di alamatkan kepadanya karena ia dan keluarga tidak mengadakan acara tahlilan untuk almarhumah ibu mertuanya.
.
Dalam suratnya Bung Karno menulis : “Kaum kolot di Endeh, di bawah ajaran beberapa orang Hadaramaut, belum tenteram juga membicarakan halnya tidak bikin ‘selamatan tahlil’ buat saya punya ibu mertua yang baru wafat itu, mereka berkata bahwa saya tidak ada kasihan dan cinta pada ibu mertua itu. Biarlah ! Mereka tak tahu-menahu, bahwa saya dan saya punya istri, sedikitnya lima kali satu hari, memohonkan ampunan bagi ibu mertua itu kepada Allah. Moga-moga ibu mertua diampuni dosanya dan diterima iman Islamnya. Moga-moga Allah melimpahkan Rahmat-Nya dan Berkat-Nya…”
.
Seruan untuk kembali kepada ajaran Islam yang sesuai tuntunan Allah dan Rasul-Nya, ternyata bukan saja di serukan oleh para Ulama namun juga oleh orang biasa, namun tentunya orang yang punya wawasan ke Islaman yang luas dan jauh dari sifat taklid buta.
.
.
Sumber tulisan :
.
http://firanda.com/index.php/artikel/wejangan/815-presiden-sukarno-mendukung-gerakan-pemurnian-agama-wahabisme
.
https://www.nahimunkar.com/surat-surat-soekarno-kepada-a-hassan-kekaguman-pada-wahabi/
.
_____________