ULAMA SU’

ULAMA SU’ (JAHAT)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda :

الْعُلُمَاءُ وَرَثَةُ اْلأَنْبِيَاءِ

“Ulama adalah pewaris para nabi”. (H.R At-Tirmidzi).

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam tidak mewariskan dirham dan dinar kepada umatnya. Tapi yang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam wariskan adalah ilmu.

Ilmu yang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam wariskan kemudian para Ulama mencatatnya. Dalam sejarah islam banyak sekali ulama yang menulis kitab dan kitab-kitab mereka masih bisa kita baca sampai sa’at ini. Kitab-kitab yang ditulis para Ulama menjadi penerang umat sepanjang masa.

Apakah semua Ulama sebagai pewaris Nabi ?

Ternyata tidak semua ulama baik. Dalam dunia islam dikenal ada istilah ulama su’ yaitu ulama jelek / buruk.

Kalau Ulama Rabbani yaitu Ulama yang menjaga umat dari penyimpangan dan kesesatan, mengeluarkan umat dari kegelapan menuju kepada cahaya yang terang. Mengingatkan umat untuk menjaga tauhid dan menjauhi kesyirikan, mengajak umat untuk menghidupkan sunnah menjauhi bid’ah. Ulama Rabbani menjadikan umat menjadi takut kepada Allah Ta’ala, sebagaimana dikatakan Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin :

“Ulama adalah orang yang ilmunya menyampaikan mereka kepada sifat takut kepada Allah” (Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin).

Adapun ulama su’ menjadikan umat menyimpang dan bergelimang kesesatan, menyeret umat kepada kesyirikan, bid’ah dan kebatilan lainnya. Menjadikan umat semakin jauh dari Allah Ta’ala.

Ulama su’ lainnya menyeret umat kedalam dunia khurafat, umatnya disesatkan dengan ajaran mistik dan kebatinan, ilmu kebal, bisa menghilang, penglaris, pengasihan dan ajaran setan lainnya yang jadi buruan orang-orang awam.

Disamping ulama su’ yang memiliki sifat diatas, juga ada ulama su’ yang menjadikan agama sebagai barang dagangan. Agama dijadikan sarana untuk mencari keuntungan dunia, popularitas, kekaya’an dan kedudukan.

Ulama su’ model ini sebagaimana layaknya Ulama nampak alim, santun tutur katanya lembut memikat, fasih dan pandai berdalil yang mampu menyihir orang awam.

Dengan kemahirannya berbicara masalah agama, membuat orang awam kagum terpesona, pujian dari manusia mengalir, menjadikan jadwal undangan ceramahnya padat, dan pundi-pundinya pun semakin melimpah.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Akan muncul di akhir zaman orang-orang yang mencari dunia dengan agama. Di hadapan manusia mereka memakai baju dari bulu domba untuk memberi kesan kerendahan hati mereka, lisan mereka lebih manis dari gula namun hati mereka adalah hati serigala (sangat menyukai harta dan kedudukan)”. (HR. Tirmidzi).

Itulah ulama-ulama su’ yang hadir di tengah-tengah umat. Keberada’annya bukan menerangi umat, mengeluarkan umat dari kejahilan, tapi menjadikan umat semakin jahil dan jauh Allah Ta’ala. Ulama su’ bukanlah ulama pewaris Nabi, tapi sebaliknya menodai risalah Nabil. Ulama su’ hakekatnya adalah musuh umat Islam.

Semoga Allah Ta’ala menjaga kita dari tipu daya mereka, Aamiin.

Agus Santosa Somantri

https://agussantosa39.wordpress.com/category/1-bidah/%e2%80%a2-memahami-bidah/

=============================

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s